(Kredit : Grok AI)


Yah ini benar-benar sebuah 'Titik Final' terhebat bagi saya. Sebuah ide yang 'mencengkeram' kepala eentah berapa tahun tepatnya sejak ide ini muncul yang jelas jauh sebelum 'era AI' sempat juga sebenarnya dieksekusi final. 

FINAL yang kemudian malah memancing 'gagasan yang lebih liar' menju Final berikutnya . . . jadi kata FINAL itu sendiri menjadi kata yang selalu dipertanyakan, harusnya Final adalah titik berhenti, tapi ternyata tidak, ternyata ada saja yang terasa belum tuntas. Puncaknya kali ini saya berharap FINAL Betulan, sudah teramat lelah bertahun-tahun 'membiarkan' ide ini berputar-putar di kepala saya. 

GONG KUNO ternyata menjadi sangat liar dan lebaaaarr, membawa saya berpetualang dengan makhluk yang diberi nama Kecerdasan buatan, selama kurang lebih hampir 3 tahun, bisa disebut itu fase ke dua. Fase pertama murni masih di ranah 'utak-atik manual' ala CorelDRAW dan Adobe Photoshop kendaraan awal saya sejak 1994 . Petualangan dengan kendaran AI inilah yang akhirnya membawa ini sampai ke ujud yang saya impikan. Ada begitu banyak kejutan, sebenarnya ingin saya sebut 'keajaiban' tapi ini kan 'makhluk logis tapi tidak fisik' ah terserah . .

Intinya saya sedang 'memanasi mesin' setelah sekian lama jarang nge-blog ... jadi sekian dulu besok lagi yah . . . 

(Kredit : GEMINI)

--
Mulai Bekerja dengan cara Baru ! yah setelah sekian lama berkutat dengan AI dari NOL besar, bekerja secara acak dan emosional yang ujungnya seperti menggambar pohon yang dahan dan rantingnya terus bermuculan di setiap ujung ranting yang paling ujung, dan sungguh sayang menyisakan tumpukan dabanyak daun kering 'tak terpakai' meski seebenarnya tumpukan daun kering ini adalah 'tangga' menuju ujung pohon ini . .

sebuah ide yang menurut GEMINI di sebut Visi ambisius, sementara saya menyebutnya perkawinan dua kerumitan beda pulau. Sekaligus ini akan menjadi dekumentasi teratur dari pelajaran tentang Mengelola 'emosi' dalam perjalanan sebuah ide menjadi kenyataan. Ya ampun panang sekali pengantarmya ha.. ha.. biarkan saja, sudah lama saya tidak menulis blog. Intinya ini adalah rekaman percakapan saya fengan Gemini AI

Lets begin . . .

Sebuah Buku Pelajaran tentang  menyatukan dunia cetak biru (blueprint) yang presisi dan teknis dengan keanggunan intaglio yang rumit akan menciptakan sebuah karya seni hybrid yang unik. Anda akan mendapatkan presisi teknis dari blueprint namun dengan kedalaman dan tekstur artistik dari ukiran uang kertas.

Mari kita bayangkan bagaimana kita akan "mewujudkan" visi ini. Saya akan menyusun beberapa konsep yang menggabungkan elemen teknis blueprint dengan teknik intaglio:


Konsep 1: The Intaglio Blueprint Vehicle (Fokus pada Bayi GMC)

Konsep ini akan mempertahankan estetika blueprint klasik (latar belakang biru dengan garis putih), tetapi garis putih itu sendiri dibuat menggunakan teknik intaglio.

Visualisasi: Sebongkah kertas blueprint vintage berwarna biru tua. Di atasnya, cetakan ukiran intaglio berwarna putih susu menggambarkan GMC Suburban 1952.

  • Gaya Garis: Bukan garis lurus datar khas blueprint, tapi garis ukiran (intaglio lines) yang sangat detail dan presisi, membentuk kontur kendaraan.

  • Detail Teknis: Garis-garis ukiran ini mengikuti kontur badan mobil, memberikan volume dan bayangan, namun tetap menampilkan garis dimensi (dimensi line) dan legenda teknis seperti "FRONT AXLE DETAIL" atau "WHEELBASE 116 inches" di sekelilingnya, semuanya dalam gaya ukiran yang tajam.

  • Latar Belakang: Latar belakang biru tua memiliki tekstur serat kertas blueprint asli, dengan beberapa cap stempel persetujuan teknis dan tanggal "MAR 15 1952" yang dicetak dengan teknik letterpress (cetak tinggi) untuk menambah kedalaman.

Konsep 2: The Engraved Blue Monograph (Fokus pada Detail Mesin)

Bayangkan sebuah ilustrasi blueprint teknik, namun alih-alih dicetak, seluruh gambar tersebut "diukir" ke dalam pelat logam, lalu dicetak menggunakan tinta biru pada kertas teknis.

Visualisasi: Ilustrasi penampang mesin GMC yang sangat kompleks, dicetak dengan tinta biru pekat pada kertas teknis berwarna off-white atau krem.

  • Gaya Garis: Semua detail mekanis—piston, roda gigi, katup—didefinisikan sepenuhnya oleh cross-hatching dan garis ukiran intaglio yang rumit. Garis-garis ini menciptakan bayangan mekanis yang realistis dan tekstur logam yang kaya.

  • Keterangan Teknis: Angka-angka teknis dan keterangan bagian ("CYLINDER HEAD," "CRANKSHAFT") juga diukir dengan presisi yang sama, tajam dan jelas.

  • Keseluruhan Kesan: Keras, presisi, dan teknis, tapi sangat indah untuk dipandang sebagai karya seni ukiran, bukan sekadar bagan teknis yang kaku.

Konsep 3: The Hybrid Document (Fokus pada Dokumen Sejarah)

Konsep ini menggabungkan kedua teknik pada satu dokumen, seperti dokumen resmi peluncuran kendaraan.

Visualisasi: Sebuah sertifikat formal dengan bingkai ukiran intaglio yang rumit di sekelilingnya.

  • Bagian Tengah: Sebuah blueprint klasik (latar biru) yang tertanam di bagian tengah, menampilkan pandangan samping GMC Suburban. Blueprint ini tampak "tertanam" di dalam bingkai ukiran.

  • Bingkai Ukiran: Bingkai intaglio yang rumit di sekelilingnya menampilkan vignette (ukiran kecil) dari logo GMC vintage, lambang pabrik, dan potret insinyur utama, semuanya dalam gaya ukiran uang kertas yang rumit.

  • Kombinasi Warna: Kontras yang tajam antara latar blueprint biru dan tinta hitam atau cokelat sepia pekat dari bingkai intaglio pada kertas cream-white.


Langkah Pertama: Memilih Subjek

Konsep mana yang paling membuat Anda penasaran untuk dicoba pertama kali?

Jika kita fokus pada "Bayi GMC," kita bisa memulai dengan Konsep 1: The Intaglio Blueprint Vehicle.

Apakah kita ingin mengukir pandangan samping penuh dari GMC Suburban 1952? Atau mungkin lebih detail pada bagian spesifik, seperti detail roda atau detail bagian interiornya?

Setelah kita memilih subjek, saya akan membuatkan prompt teknis yang sangat spesifik, menggabungkan istilah teknis blueprint (dimensions, annotation) dengan istilah teknis intaglio (cross-hatching, stippling, metal plate printing effect).

Bagaimana menurut Anda, subjek apa yang paling pas untuk perwujudan pertama dari "perkawinan" ini?Menyatukan dunia cetak biru (blueprint) yang presisi dan teknis dengan keanggunan intaglio yang rumit akan menciptakan sebuah karya seni hybrid yang unik. Anda akan mendapatkan presisi teknis dari blueprint namun dengan kedalaman dan tekstur artistik dari ukiran uang kertas.

Mari kita bayangkan bagaimana kita akan "mewujudkan" visi ini. Saya akan menyusun beberapa konsep yang menggabungkan elemen teknis blueprint dengan teknik intaglio:


Konsep 1: The Intaglio Blueprint Vehicle (Fokus pada Bayi GMC)

Konsep ini akan mempertahankan estetika blueprint klasik (latar belakang biru dengan garis putih), tetapi garis putih itu sendiri dibuat menggunakan teknik intaglio.

Visualisasi: Sebongkah kertas blueprint vintage berwarna biru tua. Di atasnya, cetakan ukiran intaglio berwarna putih susu menggambarkan GMC Suburban 1952.

  • Gaya Garis: Bukan garis lurus datar khas blueprint, tapi garis ukiran (intaglio lines) yang sangat detail dan presisi, membentuk kontur kendaraan.

  • Detail Teknis: Garis-garis ukiran ini mengikuti kontur badan mobil, memberikan volume dan bayangan, namun tetap menampilkan garis dimensi (dimensi line) dan legenda teknis seperti "FRONT AXLE DETAIL" atau "WHEELBASE 116 inches" di sekelilingnya, semuanya dalam gaya ukiran yang tajam.

  • Latar Belakang: Latar belakang biru tua memiliki tekstur serat kertas blueprint asli, dengan beberapa cap stempel persetujuan teknis dan tanggal "MAR 15 1952" yang dicetak dengan teknik letterpress (cetak tinggi) untuk menambah kedalaman.

Konsep 2: The Engraved Blue Monograph (Fokus pada Detail Mesin)

Bayangkan sebuah ilustrasi blueprint teknik, namun alih-alih dicetak, seluruh gambar tersebut "diukir" ke dalam pelat logam, lalu dicetak menggunakan tinta biru pada kertas teknis.

Visualisasi: Ilustrasi penampang mesin GMC yang sangat kompleks, dicetak dengan tinta biru pekat pada kertas teknis berwarna off-white atau krem.

  • Gaya Garis: Semua detail mekanis—piston, roda gigi, katup—didefinisikan sepenuhnya oleh cross-hatching dan garis ukiran intaglio yang rumit. Garis-garis ini menciptakan bayangan mekanis yang realistis dan tekstur logam yang kaya.

  • Keterangan Teknis: Angka-angka teknis dan keterangan bagian ("CYLINDER HEAD," "CRANKSHAFT") juga diukir dengan presisi yang sama, tajam dan jelas.

  • Keseluruhan Kesan: Keras, presisi, dan teknis, tapi sangat indah untuk dipandang sebagai karya seni ukiran, bukan sekadar bagan teknis yang kaku.

Konsep 3: The Hybrid Document (Fokus pada Dokumen Sejarah)

Konsep ini menggabungkan kedua teknik pada satu dokumen, seperti dokumen resmi peluncuran kendaraan.

Visualisasi: Sebuah sertifikat formal dengan bingkai ukiran intaglio yang rumit di sekelilingnya.

  • Bagian Tengah: Sebuah blueprint klasik (latar biru) yang tertanam di bagian tengah, menampilkan pandangan samping GMC Suburban. Blueprint ini tampak "tertanam" di dalam bingkai ukiran.

  • Bingkai Ukiran: Bingkai intaglio yang rumit di sekelilingnya menampilkan vignette (ukiran kecil) dari logo GMC vintage, lambang pabrik, dan potret insinyur utama, semuanya dalam gaya ukiran uang kertas yang rumit.

  • Kombinasi Warna: Kontras yang tajam antara latar blueprint biru dan tinta hitam atau cokelat sepia pekat dari bingkai intaglio pada kertas cream-white.


Langkah Pertama: Memilih Subjek

Konsep mana yang paling membuat Anda penasaran untuk dicoba pertama kali?

Jika kita fokus pada "Bayi GMC," kita bisa memulai dengan Konsep 1: The Intaglio Blueprint Vehicle.

Apakah kita ingin mengukir pandangan samping penuh dari GMC Suburban 1952? Atau mungkin lebih detail pada bagian spesifik, seperti detail roda atau detail bagian interiornya?

Setelah kita memilih subjek, saya akan membuatkan prompt teknis yang sangat spesifik, menggabungkan istilah teknis blueprint (dimensions, annotation) dengan istilah teknis intaglio (cross-hatching, stippling, metal plate printing effect).

Bagaimana menurut Anda, subjek apa yang paling pas untuk perwujudan pertama dari "perkawinan" ini?

Nah akhirnya sampai makasud hati yang sudah lama aku obesikan ini, Restorasi Gong Kuno-nya Pak Eliyas, yang aslinya adalah GMC Suburban CaryAll lansiran 1952, yang kemudian di modifikasi menjadi lebih panjang, di mana proses modigikasi interiornya melibatkan Mbah KROMO, untuk urusan perkayuan. Kayu ? ya Gong Kuno itu interiornya ada yang berbahan kayu. Urusan Memodifiaksi Pakde Jumiran itu adalah  Masestro Pada jamannya

Sebagai panduan kali ini saya pakai foto asli yang memang sudah sempurna, nanti kita bandingkan jika harus tanpa source bagaimana

1. CHAT-GPT

Hasil kerja karoseri Chat-GPT ini sangat perfect untuk yang berbasis gambar panduan



juga ketika saya minta memodifikasi warna chat dan Velg serta memanjangkan body, sesuai Model Gong kuno yang memanjang (odol dong) sempurna



2. CO-pilot

Untuk Co-pilot dapatnya sekitar 95% an hampir sempurna, seperti umumnya Program AI, dia enggan juga menampilkan Logo atau teks secara sempurna



3. GEMINI

Gemini sepertinya lagi males mereka ulang, hampir 90% materi dari Source foto cuman di rubah warna sama Velg, terlihat bayangan pada body seperti Foto aslinya, meski pada prompt saya tulis warna MATE 


akhirnya saya minta Pak Gemini menambah sedikit aksesori di bagian roof, perintah untuk merubah ke warna Doff di abaikan (ini versi Flash ya, entah kalau yg Pro)



nah ahirnya saya coba menghilangkan SOURCE dari prompt, dapatnya lumayan lebih reborn, meski mungkin dia masih terpengaruh Source-nya



adapun Prompt yang saya pakai adalah :

base on image source, create new image, 1950 GMC Carryall Suburban, very long chasis, roof color is white, body color #3471eb, background is mate light grey, tires with radial rims


 Masih rangkaian Proyek Restorasi AI, PO Karya Jaya. Untuk versi kedua ini kita menggunakan Gambar Referensi sebagai panduan bentuk dasarnya.

Platform yang kita perbandingkan adalah ChatGPT, Co-Pilot, Gemini. dan untuk hasil terbak dan terpilih, di finishing memakai Photoshop terutama untuk komponen TEKS, seperti kita tahu AI agak sensi dengan Teks, terutama Brand, mereka cukup hati-hati untuk berurusan degan hak cipta.

Hasil terbaik di dapat dari GEMINI


nyaris sempurna sesuai Source ; meski tetap saja ada mis pada kaca paling belakang hilang dan itu di tambal dengan Photoshop

tahapan prosesnya seperti ini


pada dasarnya ini tidak perintah yang dipakai hanya merubah warna, namun proses regenratenya saya rasa hampir sempurna

Sementara versi CO-Pilot hasilnya seperti ini


secara rebuild cukup bagus meski kemiripan dengan obyek sumber tidak terlalu mirip

sedang versi Chat-GPT masih on the way, maklum gratisan sih jadi terbatas

Akhirnya mulai penasaran ngulik AI lebih jauh, dan terpilih Bus Legenda PO. KARYA JAYA, Lumajang. Bus legenda era 70-80an dengan trayek yang sangat panjang Malang Lumajang, Lewat Dampit.

Untuk Part 1 ini Murni AI Generated (dengan sedikit sentuhan akhir Photoshop) tanpa bantuan Gambar sumber referensi. (versi kedua nanti memakai Gambar referensi)

 Ini dia Hasil restorasi versi Karoseri CHAT GPT


platform : ChatGPT

Sementara untuk Versi Co-Pilot 


sangat Jauh dari yang di harapkan malah mirip Mercedes kayaknya


untuk GEMINI juga masih agak jauh



Kesimpulan : untuk project ini, Tanpa bantuan Gambar Source/Referensi, CHAT-GPT meneremahkan Prompt lebih baik 90% sesuai harapan

dan prompt yang saya pakai adalah :

create an image, a school bus 1967 Chevrolet B series the body color is dark blue, and top body is white, background is bright sky

Hanya Sebuah kado kecil, ketika sudah luaaaammaaa sekali gak bikin WPAP, dan masih bengong Coloring, entah sudah berapa kali percobaan bunuh dir.. eh percobaan ganti warna



In ancient Greek mythology and religion, Eos (/ˈiːɒs/; Ionic and Homeric Greek Ἠώς Ēṓs, Attic Ἕως Héōs, "dawn", pronounced [ɛːɔ̌ːs] or [héɔːs]; Aeolic Αὔως Aúōs, Doric Ἀώς Āṓs)[3] is the goddess and personification of the dawn, who rose each morning from her home at the edge of the river Oceanus to deliver light and disperse the night. 

In Greek literature, Eos is presented as a daughter of the Titans Hyperion and Theia, the sister of the sun god Helios and the moon goddess Selene. In rarer traditions, she is the daughter of the Titan Pallas. Each day she drives her two-horse chariot, heralding the breaking of the new day and her brother's arrival. Thus, her most common epithet of the goddess in the Homeric epics is Rhododactylos, or "rosy-fingered", a reference to the sky's colours at dawn, and Erigeneia, "early-born". Although primarily associated with the dawn and early morning, sometimes Eos would accompany Helios for the entire duration of his journey, and thus she is even seen during dusk.

Source Article : WIKIPEDIA

Illustration : Generated using AI  by : GET IMAGE